مكث في الأرض[.
_‘’Usaha agung yang dipersembahkan oleh Fadhilatusy Syaikh Rabi’ hafizhahullah ini adalah salah satu darisumbangsih beliau yang cukup banyak di dalam membela agama, as-Sunnah, dan aqidah, serta membongkar kepalsuan ahlul bid’ah dan ahwa’, dengan uslub (cara) yang ilmiah lagi kokoh dan manhaj yang adil. Hal itu nampak jelas dari karya-karya tulis (beliau), ceramah-ceramah (beliau) yang bermanfaat, kepedulian beliau yang besar terhadap para pemuda dengan senantiasa membimbing mereka kepada manhaj yang haq, dan menghabiskan segenap waktu beliau untuk berkhidmat kepada ilmu dan para penuntut ilmu, seiring dengan adanya gangguan yang beliau dapatkan terutama dari kelompok-kelompok hizbiyah yang ekstrim, yang membidik para ulama’, para penuntut ilmu, dan para da’i salafy dengan pencemaran nama baik, isu-isu batil, kedustaan, pemalsuan, penipuan, dan penyelewengan ucapan dari maksud yang sebenarnya. Maka aku katakan kepada mereka dan yang semisal dengan mereka,_

 

_*Tidaklah samudra yang telah pasang airnya menjadi terganggu*_

            _*Oleh anak kecil yang melempar batu padanya*_

 

 
_*‘ buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; sedangkan yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi’.”*_

 

Demikianlah diantara perkataan dan persaksian para ‘ulama sunnah zaman ini, baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat tentang asy-Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah. Agar lebih memudahkan para pembaca dalam memahami dan mengingatnya, berikut ini saya buatkan kesimpulannya. Semoga menjadi pelita dalam kegelapan dan embun penyejuk bagi para pencari kebenaran.

1)      Asy-Syaikh Rabi’ termasuk yang terbaik dari Ahlus Sunnah wal Jama’ah, bahkan termasuk dari ‘ulamanya yang menjadi rujukan utama, karena telah dikenal akan keutamaan dan kemapanannya di bidang ilmu as-Sunnah (hadits) dan selainnya dari berbagai disiplin ilmu agama.

2)      Asy-Syaikh Rabi’ termasuk dari ahlul khair (kalangan orang baik) yang manhajnya lurus dan aqidahnya selamat dari penyimpangan. Beliau berada di atas jalan as-Salaf dalam hal manhajnya, terlebih dalam hal perealisasian tauhid dan penentangan terhadap orang-orang yang berlawanan dengannya. Beliau sangat peduli terhadap para pemuda dengan senantiasa membimbing mereka kepada manhaj yang haq. Menghabiskan segenap waktu untuk berkhidmat kepada ilmu dan para penuntut ilmu.

3)      Asy-Syaikh Rabi’ termasuk ulama’ ternama yang mempunyai jasa besar dalam hal dakwah di jalan Allah yang tegak di atas manhaj as-Salafush Shalih, dan mempunyai jasa besar yang patut disyukuri dalam membela aqidah salafiyah yang benar dan membantah orang yang menyelisihinya dari kalangan ahlul bid’ah wal ahwa’ dan siapa saja yang ingin memalingkan dakwah dari jalannya yang benar, baik dengan sengaja maupun tidak sengaja.

4)      Asy-Syaikh Rabi’ termasuk ulama’ yang teruji, berpengalaman, dan mempunyai keahlian untuk mengukur (menilai) perkataan-perkataan, serta membedakan antara yang benar dengan yang salah. Bahkan, termasuk yang paling mengetahui hakikat mayoritas para da’i dengan dalil dan bukti. Karena itu beliau meraih gelar “Pembawa bendera al-Jarh wa at-Ta’dil pada hari ini di zaman ini dan dengan sebenar-benarnya.” Dan juga gelar “Yahya bin Ma’in di masa ini.”

5)      Asy-Syaikh Rabi’ mempunyai berbagai karya tulis, artikel, dan ceramah yang terkenal dan bermanfaat. Dengannya, beliau membela agama, as-Sunnah, dan aqidah, serta membongkar kepalsuan ahlul bid’ah dan ahwa’, dengan uslub (cara) yang ilmiah lagi kokoh dan manhaj yang adil.

Ditulis oleh Ruwaifi’ bin Sulaimi al-Atsari

Selengkapnya: http://mahad-assalafy.com/mengenal-lebih-dekat-asy-syaikh-rabi-bin-hadi-al-madkhali/

Author: islamhariini.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *